Postingan

Menampilkan postingan dengan label kesehatan mental. review film psikologi

Review Film Psikologi Hari Ini: Inside Out 2, Pubertas Riley hingga Anxiety Attack! (2024)

Gambar
SPOILER ALERT! Buat yang belum nonton, harap nonton dulu. Nanti bisa balik kesini lagi! Baru nonton film Inside Out 2, dan so far sebagai orang yang mempelajari ilmu psikologi, aku sangat puas dengan visual dan juga ceritanya. Kalau aku jadi dosen, mungkin aku akan mempertontonkan film ini ke mahasiswa ketika mempelajari bab mengenai emosi manusia. Mudah dicerna! Aku sudah jatuh cinta banget sama film Inside Out pertama, sehingga aku harus banget nonton yang kedua ini.  First of all, aku gak akan me- review tentang entahlah visual, alur, grafis,  atau apapun yang berhubungan dengan pembuatan animasi film. Seperti biasa, yang aku review adalah ilmu psikologi yang bisa diterapkan pada film dan dipetik oleh penonton. Oke,  here we go  untuk review -nya! Pulau pertemanan letaknya jauh di depan membelakangi pulau keluarga Pulau keluarga Riley yang entah dimana   (Sumber: people.com) Masih ingat ketika  Joy  menunjukkan letak pulau keluarga kepada...

Review Film Animasi: Migration (2023), Si Optimis pun Kadang Bisa Menyerah!

Gambar
sumber: whats-on-netflix.com Sudah pernah nonton film animasi di atas? Film ini berjudul Migration , yang tayang di tahun 2023 lalu. Sesuai judulnya, film animasi ini menceritakan keluarga keluarga bebek berjenis Mallard yang bermigrasi ke Jamaica. Mallard ini sejenis bebek liar atau  wild duck  ya, ges. Kalau yang jantan kepalanya warnanya agak kehijauan, sementara yang betina full warna krem cokelat gitu. Sama seperti yang dilakukan manusia, burung pun melakukan migrasi. Migrasi burung ini adalah perjalanan musiman yang dilakukan oleh spesies burung, yang bertujuan untuk bertahan hidup. Burung ada di berbagai belahan bumi yang tentu saja berbeda iklim juga suhu. Nah tujuan burung-burung ini berpindah tempat sementara adalah untuk tetap hidup, di kala tempat aslinya sedang ada perubahan iklim. Contohnya semisal burung A biasa hidup di tempat dingin, namun di tempat tersebut sedang musim panas. Untuk bisa bertahan hidup, burung A akan terbang dan mencari tempat lain yang musim...

Review Film Psikologi Hari Ini: Budi Pekerti (2023)

Gambar
sumber: parapuan.co Barusan aku menonton film berjudul "Budi Pekerti". Film ini memenangkan 17 nominasi piala citra di  Festival Film Indonesia (FFI), lho. Filmnya menceritakan mengenai kehidupan seorang guru BK bernama Bu Prani, karena viralnya video dirinya yang berseteru dengan seseorang di tempat penjual putu. Sayangnya viralnya video tersebut bukan karena bu Prani yang berani menegur orang yang diduga menyerobot, namun karena bu Prani terlihat marah dan melontarkan ucapan kasar kepada ibu penjual putu legendaris yang sudah sepuh.  Jika dilihat dari sisi psikologi, ada banyak hal yang bisa aku tangkap dari film ini. Agresi di media sosial sumber: parapuan.co Agresivitas di dunia media sosial sangat tinggi. Anonimitas akan membuat kita lebih berani untuk bertindak karena tahu bahwa kita mungkin bisa kabur atau sembunyi dari dampak yang akan terjadi. Tangan kita sangat mudah mengetikkan sesuatu di media sosial, tanpa harus memperdulikan apakah orang yang kita komentari akan...

Review Film Psikologi Hari Ini: What They Don't Talk About When They Talk About Love (2013)

Gambar
(sumber: movfreak.blogspot.com) Film ini sudah rilis tahun 2013, tapi barusan nonton sekarang karena relate dengan ranah pekerjaanku. Jika dilihat berdasarkan sinopsis, film ini menceritakan bagaimana percintaan siswa disabilitas yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB). Kebetulan settingnya di SLB yang khusus untuk disabilitas netra. Bagi seorang newbie penikmat film-film dengan alur yang mudah dicerna, film ini kurang bisa langsung dipahami. Aku merasa alurnya maju mundur dan tidak terlalu banyak dialog di dalamnya. Peran guru di film itu gak terlalu ditampakkan. Siswa netra dalam film ini bisa merasakan cinta, meski mereka enggak bisa 'melihatnya'. Mereka merasakannya. Mungkin dari sentuhannya, suaranya, hingga bagaimana 'pasangannya' memenuhi hasratnya. Saya agak kaget melihat sinopsis bahwa pemeran Fitri (diperankan Ayushita), memiliki ketertarikan seksual pada sesuatu hal berbau supranatural, semacam roh hantu dokter. Karakter Edo, anak ibu warung nasi Ibu di S...

Review Film Psikologi Hari Ini: Kembang Api (2023)

Gambar
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris, seperti Donny Damara, Ringgo Agus, Hanggini, dan Marsha Timoty. Rupanya, Film ini adalah adaptasi dari film Jepang yang berjudul " 3ft Ball & Souls"  pada tahun 2017. Pada awalnya aku gak tertarik dengan film ini. Terutama karena sepanjang trailer , adegan hanya berkutat di satu ruangan seperti gudang. Setelah menonton, pada akhirnya aku justru merasa bahwa ada banyak pembelajaran terkait ilmu psikologi di dalamnya. Yuk kita kupas satu per satu! Film apa sih, ini? Film ini menceritakan empat tokoh yang berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang cepat tanpa rasa sakit. Salah satu tokoh menawarkan sebuah ide pengakhiran hidup dengan cara meledakkan diri melalui bola besar berisi kembang api. Keempat tokoh ini bergabung ke dalam grup yang diinisiasi oleh tokoh bernama Fahmi (diperankan oleh Donny Damara).Bukannya mendapatkan apa yang diinginkan, justru keempat orang tersebut terjebak dalam time loop , dimana m...